Breaking News
Loading...
Wednesday, 12 December 2012

KPU JABAR - TVOne Teken MOU

Penandatangan MOU antara KPU Provinsi Jawa Barat dengan TVOne, dalam rangka PILGUB JABAR 2013
Jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya atau menjadi golongan putih (golput) cenderung meningkat setelah Pemilu 2004. Hal ini dapat dilihat dari pemilihan umum selanjutnya termasuk pilkada (pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah) di berbagai provinsi dan kabupaten/kota, meningkatnya angka golput telah mengarah pada kekacauan terhadap iklim demokrasi dan tata-penyelenggaraan pemerintahan.
Lain halnya di negara-negara maju yang demokrasinya terbilang stabil dan mapan, masyarakat sangat percaya pada sistem yang ada, sehingga berpartisipasi atau tidak tak berpengaruh terhadap tatanan sosial dan penyelenggaraan pemerintahan. Sedangkan di Indonesia sebagai negara berkembang yang sedang membangun iklim dan sistem demokrasi, keberhasilannya masih sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat di dalamnya.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar), Yayat Hidayat, dalam sambutannya seusai menandatangani naskah kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) dengan Direktur Utama PT. Lateve Media Karya, Andriansyah Bakrie, di Aula Sekretariat KPU Jabar Jl. Garut No.11 Bandung, Senin (10/12).
Ia berharap penandatanganan MoU dengan TVOne untuk kerjasama di bidang sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013, dapat menghentikan langkah laju kaum golput melalui penyebarluasan informasi kepada publik. Informasi yang disampaikan secara masive oleh media massa, menurut Yayat, akan menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilgub 2013, yang pemungutan suaranya dilaksanakan Minggu 24 Februari mendatang.
“Dengan terjalinnya kerjasama KPU Jabar dengan TVOne untuk sosialisasi Pilgub, mudah-mudahan bisa menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakat agar berpartisipasi datang ke TPS (tempat pemungutan suara) pada tanggal 24 Februari 2013. Sedangkan partisipasi ini makin rendah. Terakhir di Pilkada Depok, tercatat hanya 54 persen saja pemilih yang menggunakan hak pilihnya,” jelas Yayat.
Diharapkan pula, dengan adanya MoU tersebut akan semakin menegaskan bahwa sejak awal KPU Jabar berkomitmen menjunjung tinggi asas Jurdil (jujur dan adil) dan Luber (langsuung, umum, bebas dan rahasia) dalam menyelenggarakan Pilgub 2013. Kerjasama inipun diyakini Yayat akan mengurangi kemungkinan-kemungkinan yang mengganggu asas Jurdil dan Luber.
Di hadapan Sekretaris KPU Jabar, Heri Suherman, Komisioner merangkap Ketua Pokja Sosialisasi Ferdhiman, Komisioner merangkap Ketua Pokja Logistik Iin Endah Setiawati, Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Jabar Teppy Dharmawan, dalam wawancara seusai penandatanganan MoU yang disiarkan langsung oleh TVOne, Andriansyah Bakrie menyatakan kerjasama di bidang sosialisasi pilkada merupakan keharusan bagi media massa.
“Sudah menjadi keharusan bagi mass media untuk menyampaikan kepada publik mengenai informasi pilkada. Maka  TVOne akan menyosialisasikan pilkada di Jawa Barat, yaitu Pilgub 2013, dengan mengadakan debat kandidat. Visi-misi semua pasangan calon akan kami informasikan secara jelas, enak ditonton dan tanpa keberpihakan, agar nanti masyarakat Jawa Barat tidak salah pilih. Karenanya, kami sangat berterimakasih kepada KPU Jabar yang telah memberi kepercayaan kepada TVOne,” tuturnya.

Sumber : http://kpu.jabarprov.go.id/index.php/subMenu/informasi/berita/detailberita/981 (diakses 12-12-2012, 10:11)

0 comments :

Post a Comment

Back To Top