Breaking News
Loading...
Sunday, 16 September 2012

Inilah Usulan Pemerintah Tentang Pemilukada Serentak

Inilah Usulan Pemerintah Tentang Pemilukada Serentak

Pemerintah mengusulkan seluruh jadwal pemilu kada untuk 2014, dilakukan serentak sebelum atau sesudah 2014. Alasannya untuk mematangkan persiapan teknis di samping menekan suhu terlalu tingginya suhu politik di daerah sebagai dampak dari kompetisi politik nasional, Pemilu dan Pilpres 2014.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Johan, memaparkan mekanisme yang ditawarkan pemerintah. Menurut Djohermansyah, jika nantinya sudah diputuskan diadakan terpisah dengan pemilu 2014, pemuli kada bisa diadakan pada sebelum atau setelah Pileg dan Pilpres 2014.

Bila dilaksanakan sebelum 2014, pilkada bisa diadakan pada tahun 2013. Jika setelahnya, Djohermansyah mengusulkan pilkada serentak diadakan dua gelombang, yaitu pada tahun 2015 dan 2018.

"Pemerintah mengusulkan pelaksanaan pada 2014 dipercepat atau ditunda, agar KPU bisa lebih sungguh-sungguh dan fokus mempersiapkan seluruh tahapan pemilu legislatif dan pemilu presiden," kata Djohermansyah dalam acara diskusi di Fraksi Partai Golkar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Djohermansyah menerangkan, jika pada 2013, maka akan ada sebanyak 154 pilkada yang dilaksanakan. Sedangkan jika pilihannya adalah dilaksanakan setelah 2014, maka pemilu kada serentak bisa diadakan dalam dua gelombang.

Sebab, ada penundaan pelaksanaan banyak pilkada yang seharusnya dilaksanakan sebelum 2014. Yaitu pemilu kada periode tahun 2010-2015 yang berjumlah 279 buah dan penundaan pemilu kada 2016 sebanyak 244 pilkada.

"Jika format ini, di Indonesia hanya ada 3 kali penyelenggaraan Pemilu yaitu tahun 2014 Pileg dan Pilres, tahun 2015 pemilu kada serentak gelombang I dan tahun 2018 pemilu kada serentak gelombang II," terangnya.

Menanggapi usulan itu, Ketua KPU Husni Kamil Manik, yang juga datang dalam diskusi itu, menyatakan setuju dengan usulan pelaksanaan pemilu kada serentak. Namun, mengenai teknis pelaksanaannya dia masih meminta pembahasan lebih mendalam.

"Serentak lebih menyederhanakan proses, kita sangat setuju dan kita harapkan pemerintah dan DPR bisa mempertimbangkan seluruh aspek, baik teknis, sosial ekonomis, politik dan budaya," ujarnya.

Sumber :  http://news.detik.com/read/2012/09/14/191247/2020191/10/ini-usulan-pemerintah-tentang-pelaksanaan-pemilu-kada-serentak  (diakses 15/09/2012, 16:46)

0 comments :

Post a Comment

Back To Top