Breaking News
Loading...
Thursday, 26 July 2012

Tingkatkan Partisipasi Perempuan, KPU-Kemeneg PP-PA Bekerjasama


Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemeneg PP-PA)


Komisi Pemilihan umum (KPU) dan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemeneg PP-PA), sepakat untuk bekerja sama meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik pada Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres), dan pemilihan gubernur,bupati, dan walikota.

Kerja sama tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), yang ditandatangani Kamis (19/7) pagi di Ruang Sidang Utama KPU, Jl. Imam Bonjol 29, Jakarta.


Penandatanganan dilakukan oleh Ketua KPU, Husni Kamil Manik, dan Meneg PP-PA, Linda Amalia Sari Gumelar, disaksikan oleh para Komisioner KPU dan jajaran Sekretariat Jenderal KPU, serta jajaran Sekretariat Kemeneg PP-PA.
Nota Kesepahaman bernomor 14/MPP-PA/07/2012 dan 09/SKB/KPU/VII/2012 itu terdiri atas sembilan bab, dan sebelas pasal, yang mencerminkan issu utama, yakni percepatan pengarusutamaan gender dalam politik.

“KPP-PA sangat peduli terhadap penyelenggaraan Pemilu 2014 yang lebih berkualitas dan sarat akan muatan partisipasi yang inklusif dan aspiratif, baik untuk laki-laki maupun perempuan,” tandas Linda Amalia.

Untuk meningkatkan representasi perempuan di dalam politik, lanjut Linda, perlu ada kebijakan “affirmation action”, yakni kebijakan khusus sementara, agar perempuan dapat mengejar ketertinggalannya di bidang politik, melalui revisi Undang-Undang Pemilu. Langkah itu telah mendorong kebijakan aksi afirmasi 30% keterwakilan perempuan.

Representasi perempuan dalam politk di Indonesia mengalami peningkatan. Jika pada Pemilu 2004 hanya 11,6%, pada Pemilu 2009 lalu meningkat menjadi 17,86%.

“Perlu kerja keras untuk meningkatkan partisipasi perempuan pada Pemilu 2014, sehingga mendekati target 30%,” kata Linda.

Sumber : kpu.go.id

0 comments :

Post a Comment

Back To Top