Breaking News
Loading...
Monday, 7 May 2012

KPU Kab. Kuningan Sosialisasikan UU Pemilu

Diprediksi sekitar 35% pemilih pada pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat pada Februari 2013 mendatang di Kabupaten Kuningan, merupakan pemilih pemula yang saat ini mereka masih duduk di bangku SMTA.
Oleh karenanya, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan penyelenggara pelaksanaan Pemilu dituntut untuk melakukan sosialisasi atas adanya Undang-undang Pemilu yang baru sekaligus perbaikan serta dinamisasi peraturan perundang-undangan.

Khusus dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2014 mendatang, mengalami beberapa perubahan yang fundamental dalam hal sistematika, prosedur dan teknis pelaksanaan sehingga diperlukan adanya sosialisasi agar pada penyelenggaraannya nanti dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
“Atas alasan itu lah KPU Kabupaten Kuningan berinisiatif untuk mengadakan acara seminar sehari mengenai sosialisasi Undang-undang Pemilu,” tutur Ketua KPU Kabupaten Kuningan Endun Abdul Haq M.Pd, didampingi Sekretaris KPU Opi Sophian, pada sosialisasi Undang- undang Pemilu, bertempat di Lembah Ciremai (LC) Kuningan, Kamis (26/4/12).

Dijelaskan Opi, pada pemilihan legislatif tahun 2009 lalu, KPU mencatat sekitar 835.195 pemilih dan pada Pemilu 2014 mendatang diperkirakan akan mencapai 949.358 lebih dari jumlah penduduk Kuningan tahun 2012 berdasarkan pendataan pembuatan KTP elektronik sebanyak 1.312.526 jiwa. Dari jumlah tersebut hampir 35% merupakan pemilih pemula yang saat ini duduk di bangku SMTA.

Pada sosialisasi Undang-undang Pemilu kemarin, menampilkan dua orang pembicara yakni Drs.Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua Komisi II DPR-RI dengan materi yang dikemukakan soal latar belakang filosofis, sosiologis, yuridis Undang-undang Pemilu. Pemateri kedua, Wakil Koordinator Nasional Komite Pemilih (TePI) Indonesia, Ade Syukron Hanas, M.Si yang menelaah kritis terhadap UU Pemilu.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Yayat, para pimpinan Ormas, partai politik, LSM, pimpinan dinas dan instansi (SKPD) terkait, pimpinan Pondok Pesantren dan Yayasan, para guru pelajaran PKN, pengurus KPU kabupaten/kota se-Jabar, Camat se- Kabupaten Kuningan beserta undangan lainnya.

Menurutnya, seminar ini diharapkan dapat menjadi bekal informasi terutama bagi para pelaku dalam melakukan evaluasi untuk persiapan penyelenggaraan pemilihan umum mendatang. “Kami juga pada Sabtu (28/4), akan menyelenggarakan lomba cerdas cermat bagi kalangan pelajar SMTA bertempat di Lembah Ciremai,” kata Opi. (A-164/A-108)***

Sumber: pikiran-rakyat.com

Download slide materi Sosialisasi UU Pemilu disini

0 comments :

Post a Comment

Back To Top